Terancam Punah, Sanggar Furkak Guririn Kabupaten Maybrat Meningkatkan Anyaman Noken

Matapapua-Maybrat: Sanggar Furkak Guririn Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya terus memperjuangkan kekayaan budaya yang dimiliki dengan cara meningkatkan anyaman noken (tas khas Maybrat, red) berbahan dasar kulit kayu agar terus dilestarikan hingga generasi mendatang.

Pada pelatihan anyaman noken ini, ketua sanggar Furkak Guririn, Aksamina Kambu menjelaskan bahwa anggota Furkak Guririn ini didominasi oleh anak-anak pelajar baik tingkat SMP hingga Perguruan Tinggi dan didampingi oleh para orang tua yang memahami anyaman noken tersebut.

“Kami sengaja melibatkan anak-anak pelajar karena sanggar ini melatih generasi muda sehingga terus melestarikan budaya Maybrat,” terang Aksamina, Kamis (18/4/2024)

Lebih jauh dirinya mengatakan, anyaman noken ini telah dikuasai dan dipahami secara baik oleh anggota Furkak Guririn, namun masih terus ditingkatkan sehingga terus diingat dan dilestarikan.

“Meskipun sudah paham terkait cara menganyam noken, namun terus ditingkatkan agar terus diingat dan tidak lupa. Karena sesuatu yang sudah dipahami harus terus dikembangkan dan ditingkatkan,” ungkapnya

Ketua Sanggar ini mengaku bahwa sanggar yang dipimpinnya telah membawa nama baik Maybrat pada ajang perlombaan seni tari maupun seni anyaman baik tingkat kabupaten hingga tingkat Nasional.

“Sanggar ini sudah berulang kali menang pada perlombaan kebudayaan di even apa saja. Dan ini dari anak-anak Maybrat sendiri. Nah karena sudah pernah meraih juara, maka kami harus tingkatkan pelatihan kami,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan, tujuan dirikan sanggar ini, guna melestarikan budaya Kabupaten Maybrat agar tidak terkesan punah namun terus dilestarikan hingga generasi mendatang. Hal ini dikatakannya karena Kabupaten Maybrat sangat kaya akan budaya.

“Kami di Maybrat ini memiliki berbagai jenis kekayaan Budaya. Seperti di bidang tarian maupun anyaman,” ungka Aksamina.

Pelatihan anyaman ini terus mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk terus meningkatkan kekayaan Budaya Maybrat seperti anyaman noken.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat yang selalu memperhatikan sanggar kami untuk terus meningkatkan ketrampilan generasi Maybrat. Perhatian tersebut yang terus merangsang semangat kami untuk terus berlatih dan melestarikan budaya Maybrat,” ucapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top