Merauke, Matapapua.com - Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti meninjau akses jalan menuju pusat pemerintahan Papua Selatan hingga penampungan air di Kabupaten Merauke pada Rabu (15/7).
Peninjauan tersebut, usai rapat koordinasi (rakor) dengan para pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan Forkopimda setempat guna melihat sejauh mana perkembangan pembangunan di DOB Provinsi Papua Selatan.
Kedua Wamen tersebut didampingi Wakil Gubernur Paskalis Imadawa meninjau embung efata penampungan air di Kampung Kurik Harapan Makmur, Distrik Kurik. Penampungan air tersebut direncakan akan dilakukan revitalisasi.
Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Merauke, Nonce Saman memaparkan kepada kedua Wamen bahwa penampungan air tersebut memiliki mesin genset bermerk perkins type 1106C-70 TA dengan kapasitas 162 kw. Namun di 2026 ini, tidak ada layanan karena saluran pembawa rusak dan biaya operasional pompa tidak ada.
Selama ini, operasi embung efata bersumber dari sungai kumbe dan rawa sekitarnya dialirkan melalui saluran hulu 21 kilo meter, pengisiannya menggunakan pompa inlet.
Air dari embung efata dipompa ke saluran pembawa lalu ke daerah tinggi. Rencana revitalisasi yang bakal dilakukan yakni luas embung 130 hektar, tinggi tanggul 4,5 meter, dan volume embung 2,348 juta mili meter persegi.
Target jangkauan irigasi 1.000 hektar, menyediakan air baku di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Selatan dan sekitarnya 63 liter per detik.