Indonesia Harus Memadukan Revolusi Industri 4.0 Dengan Society 5.0

IMG 20190727 194427

IMG 20190727 194427

Matapapua – Aimas : Kemajuan teknologi saat ini akan membawa manusia pada persaingan secara global tanpa memandang batasan, oleh karena itu masyarakat dituntut dapat menyiapkan diri menghadapi semua bentuk persaingan dimaksud, termasuk menghadapi Revolution Industry 4.0 yang mulai banyak dibahas berbagai kalangan, karena dengan revolusi industri 4.0 maka mesin akan menjadi pemeran utamanya.

Wakil Ketua BPK RI Bahrullah Akbar saat menjadi pembicara pada seminar internasional ICOCIT – Muda, Kamis (25/7) mengatakan negara-negara maju akan mengandalkan revolusi industri 4.0, dan jepang menyatakan diri menuju Society 5.0, sehingga sebagai negara berkembang, Indonesia tidak perlu alergi namun menghadapi dengan mengkolaborasikan revolusi industri 4.0 dengan Society 5.0.

” The man behind the gun ini yang menjadi pegangan bangsa Indonesia, menyatukan revolusi industri dan society 5.0, karena bagaimanapun Indonesia ataupun jepang masih memiliki sisi sosial, dengan kata lain manusia segala-galanya, apalagi revolusi industri 4.0 lebih mengutamakan fisik, sistem” kata Bahrullah Akbar.

Bahrullah Akbar juga menyebutkan pentingnya perguruan tinggi berkolaborasi untuk membangun hubungan sosial yang kuat dan menyiapkan konsep pembangunan manusia berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top