Dua Orang Positif Covid-19, Tambrauw Berubah Status Zona Merah

IMG 20201002 WA0010

IMG 20201002 WA0010

Matapapua – Fef : Semenjak data terbaru yang dirilis Tim Covid-19 Provinsi Papua Barat bahwa Kabupaten Tambrauw telah terkonfirmasi memiliki dua pasien positif Covid-19. Kabupaten Tambrauw yang sebelumnya mempertahankan zona hijau kini berubah status menjadi zona merah.

Kepala Dinas Kesehatan, John Smas saat di temui mengaku, yang dinyatakan positif terpapar Virus Covid hanya satu orang. Menurutnya sejak tanggal 14 September 2020 pihaknya melakukan swab test terhadap 9 orang di RSUD Kabupaten Sorong dan didapati satu orang positif covid kemudian satu orang lagi hasilnya eror sehingga dilakukan pemeriksaan kembali ternyata hasilnya negatif.

Sejak didapati 1 orang yang dinyatakan positif pihaknya langsung mengambil langkah cepat menyarankan kepada pasien tersebut untuk melakukan karantina.

John menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir ini, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw sedang berupaya untuk menyiapkan gedung karantina bagi pasien COVID-19 di Kota Sorong yang berkapsitas 10 kamar. Penyediaan kamar ini disiapkan lebih awal karena melihat potensi penyebaran Covid-19 ke depan tentu akan terus bertambah sehingga ketika masyarakat Tambrauw yang terdampak virus covid gedung karantina sudah tersedia.

“Yang satunya karantina terpusat di Kabupaten Sorong dan satunya disarankan karantina mandiri karena sampai saat ini kita belum ada karantina di Kabupaten Tambrauw,” akunya kepada media ini di kediamannya di Sorong, Kamis (1/10).

John mengaku bahwa yang terpapar Virus Covid ini bukan dari kalangan masyarakat melainkan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tambrauw yang selama dirumahkan ASN tersebut melakukan aktifitas berkumpul dengan orang banyak yang dilakukan diluar rumah di Kota Sorong.

Karena itu dirinya berkomitmen dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan traching terhadap sejumlah ASN di beberapa instansi Kabupaten Tambrauw yang dianggap melakukan kontak langsung dengan pasien yang terpapar virus.

Terkait dengan hal itu, Kepala Dinas Kesehatan berharap bahwa tugas ini bukan saja merupakan tanggung jawab Dinas Kesehatan melainkan tanggung jawab seluruh element khususnya tim satgas dan masyarakat untuk bekerja sama menuntaskan pengaruh dampak Covid-19 di Kabupaten Tambrauw.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top