Warga Pemilik Ulayat Minta Penanda Tanganan Perpanjangan Kontrak Kerja Petrogas Ditinjau Ulang

IMG 20201005 112919

IMG 20201005 112919

Matapapua – Aimas : Warga pemilik tanah ulayat di Distrik Seget dimana perusahaan Petrogas (basin) Ltd., beroperasi menggugat pemerintah dan perusahaan agar melibatkan pemilik ulayat dalam rencana penanda tanganan perpanjangan kontrak kerja perusahaan yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2020 mendatang.

Ketua LSM Pelita Hati, Moses Klawamon mewakili masyarakat pemilik ulayat meminta agar pemerintah pusat dan perusahaan tidak tergesa-gesa menanda tangani perpanjangan kontrak kerja, jika tidak melibatkan warga pemilik ulayat, sebab sejak perusahaan beralih tangan dari Petrochina ke Petrogas tidak melibatkan marga pemilik ulayat.

” Baru-baru pencemaran di Walio, saya foto dan ajukan ke Petrogas tapi apa jawabannya?katanya itu negara punya, kita sekarang duduk ini bikin perjanjian kontrak baru, kalau tidak nanti kontrak baru turun kami akan duduk diatas tanah adat kami” tegas Moses Klawamon, Senin (5/10) dikediaman rumah dinas jabatan Bupati Sorong.

Field Operation Manager Petrogas (Basin) Ltd., Wawan Ridwan menyebutkan perusahaan tidak akan melanggar aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Apapun yang terjadi nantinya akan dikoordinasi dengan SKK Migas, sshingga pada prinsipnya kami menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku” kata Wawan Ridwan.

Meskipun cukup tegang karena adanya perselisihan pendapat, namun rapat berjalan lancar dengan pengawalan dari aparat kepolisian resor Sorong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top