Waga Protes Penempatan ODP di Gedung DWP, ini Jawaban Ketua Satgas COVID-19

IMG 20200420 WA0086

IMG 20200420 WA0086

Matapapua – Aimas : Sejumlah warga yang datang dari luar daerah diharuskan melakukan isolasi mandiri, namun beberapa warga yang datang merupakan warga transit sehingga tidak memiliki rumah atau tempat tinggal, guna memudahkan pemantauan terhadap warga yang datang dan diberi status sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Sorong setelah mendapat persetujuan Bupati Sorong menempatkan warga ini digedung Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sorong, namun penempatan mereka mendapat penolakan warga yang khawatir akan tertular jika mereka dinyatakan positif membawa virus Corona.

Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Sorong, Mohammad Said Noer menegaskan keberadaan ODP tidak sama dengan pasien dengan pengawasan (PDP) ataupun pasien positif COVID-19, karena ODP merupakan orang yang dikhawatirkan memiliki gejala seperti pasien positif, selain itu penempatan mereka jauh dari permukiman warga sehingga mustahil jika menularkan virus corona.

” Terjadi kesalah pahaman terkait keberadaan ODP yang kami tempatkan di gedung Dharma Wanita Persatuan, yang jelas mereka harus kita isolasi, agar mereka tidak berkeliaran, selain itu gedung ini jauh dari permukiman warga, tidak hanya itu jika status mereka naik, maka kita akan pindahkan kerumah sakit, namun yang jelas kita harapkan tidak terjadi apa-apa kepada mereka” tegas Mohammad Said Noer, Selasa (21/4).

Mohamnad Said Noer juga meminta agar warga tidak mudah diprovokasi dengan informasi yang tidak akurat sehingga menimbun kegaduhan ditengah warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top