Wabup Sorong Melepaskan Kontigen Peserta Pesparawi Dari KBupaten Sorong

IMG 20210225 113059

IMG 20210225 113059

Matapapua – Aimas : Pelepasan kontingen pesparawi Kabupaten Sorong dalam rangka mengikuti pesparawi XIII Se-Papua Barat tahun 2021, berlangsung di gedung kediaman Bupati Sorong atau Pendopo. kamis (25/2).

Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Sorong, Christ Janes Tupamahu mengatakan perparawi merupakan pesta Iman Umat Kristiani yang didalamnya mengandung syukur dan pujian kepada Allah. Pujian dikemas dan dibawakan dalam kaidah musik yang berkualitas.

” Pengembangan kualitas musik gereja ini menjadi kehadiran kompetensi sekaligus mendorong kelompok-kelompok paduan untuk meningkatkan mutu nyanyian dalam paduan suara, kualitas musik-musik Rajawi, hal penting yang menjadi prioritas adanya peningkatan kualitas Iman umat yang diekspresikan dengan menggunakan nyanyian dan pujian sebagai bentuk penyembahan kepada Allah ” kata Christ Janes Tupamahu

Pelaksanaan pesparawi ini seharusnya dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2020 di Kabupaten Sorong, di karena situasi pandemi Covid-19 maka baru dilaksanakan pada tahun ini dilaksanakan secara terpisah dengan provinsi Papua, hanya Papua Barat di laksanakan pada 5 kabupaten atau kota di Papua Barat yang dibuka pada tanggal 17 Februari di Kabupaten Manokwari dan akan dihitung pada tanggal 27 Februari di Kota Sorong.

” Pesparawi ini seharusnya di laksanakan pada bulan Juni 2020 lalu bertempat dikabupaten Sorong, dikarenakan situasi yang sekarang makanya diundurkan, untuk peserta 1 Solo anak usia 7 – 9 tahun 1 orang, solo anak 10 – 13 tahun 1 orang, solo remaja pemuda putra dan putri 2 orang, total grup ini 10 orang, tujuh musik kontingan, jumlah peserta dan pengurus keseluruhan 85 orang waktu dan tempat pelaksanaan 27 februari tempat pelaksanaan Kota Sorong ”

Wakil Bupati Sorong Suko Harjono mengatakan di tengah masa pandemic saat ini pastikan diri tetap sehat untuk beraktivitas, pastinya selama mempersiapkan diri untuk tampil pada pesparawi XIII Papua Barat, tenaga para peserta ikut terkuras, Oleh sebab itu menjaga kesehatan juga tidak kalah penting selain penampilan dan kualitas suara anak-anak sekalian tetap diperhatikan protokol kesehatan.

” Untuk seluruh peserta harus persiapkan diri untuk tampil di perlombaan pesparawi, pasti tenaga akan terkuras, harus selalu jaga kesehatan agar penampilan dan kualitas suara agar tetap terjaga, selalu perhatikan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan ” kata Wakil Bupati Sorong Suko Harjono

” Atas nama Pemerintah Kabupaten Sorong saya menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kontingan LPPD Kabupaten Sorong yang telah membawa nama Kabupaten Sorong, paduan suara Gerejawi pesparawi XIII Papua Barat, kepada para peserta tetaplah menjadi pemuji Tuhan dimanapun kalian berada, itulah interpretasi kita berharap panggilan Tuhan dalam talenta yang diberikan ” tambahnya

Berlomba bernyanyilah seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia Kiranya Tuhan selalu menyertai anak-anak sekalian dalam penampilan nyanyian bagi kemuliaan nama Tuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top