Kedatangan Kapal Molor 6 Jam Karena Cuaca Buruk

IMG 20200614 143305

IMG 20200614 143305

Matapapua – Aimas :Meski menuai sedikit hambatan, Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Kalabia dari Wahai, menuju Fak-Fak, dan Kabupaten Sorong, atau Kabupaten Sorong menuju Fak-fak dan Wahai Kabupaten Maluku Tengah, yang dijadwalkan tiba Minggu (14/6) pagi mengalami keterlambatan yang disebabkan oleh cuaca yang kurang bersahabat.

Koordinator Bidang Transportasi, Satgas Covid-19 Kabupaten Sorong, Salmon Samori di pelabuhan Arar mengatakan permasalahan kedatangan penumpang dari dua pelabuhan tersebut, disebabkan oleh cuaca yang kurang bagus sehingga kedatangan kapal diperkirakan lebih kurang sampai kepelabuhan arar pukul 6 sore, tidak seperti biasanya tiba pukul 10 pagi.

” Seperti biasa dalam rute perjalanan dari Kabupaten Sorong, menuju Fakfak, dan Wahai atau Wahai, menuju Fakfak, dan selanjutnya Kabupaten Sorong, hari ini agak terjadi keterlambatan, disinyalir lebih kurang jam 6 baru sampai, tidak seperti biasanya jam 10, tetapi waktunya tertunda karena kondisi cuaca sehingga kedatangnya agak sedikit lama” kata Salmon Samori.

Ditambahkannya, rute perjalan ini dilakukan setiap minggu, ini untuk perjalan kedua kalinya di masa COVID-19, kedatangan penumpang ini dibatasi hanya untuk keperluan tertentu seperti, ada keluarga yang sakit, telah tidak lagi bekerja di Sorong, dan berniat untuk kembali ke kampung halaman, maka penumpang bermohon dan dilampirkan dengan surat keterangan dari yang bersangkutan baik itu dari di Kabupaten Sorong, Wahai ataupun Fakfak.

” Yang bersangkutan bisanya memohon dan ada juga dari kondisi sakit, ada beberapa yang juga kita temui mereka dirujuk pasien karena dari Fakfak seperti dari Kali ini, yang dikarenakan harus mengantar orang tuanya ke Sorong untuk berobat dan kalau ada yang sakit biasanya ditunjukkan ke kami Satgas seperti surat bahwa yang bersangkutan sakit atau kondisinya seperti yang sudah ditentukan” Jelasnya.

” kita menerima untuk kondisi tertentu dalam arti yang mempunyai kepentingan, tidak semuanya harus dibuka, tetapi yang betul-betul sekali membutuhkan, untuk pegawai Negeri dan TNI-Polri dengan kepentingan dinas pasti kami layani ataupun perusahaan, hanya untuk kepentingan tertentu, seperti karena sakit itu yang kami prioritaskan ” tambahnya.

Berdasarkan manivest keberangkatan KMP Kalabia, penumpang yang diangkut 30 orang, yaitu dari Wahai ke Kabupaten Sorong 12 dan orang dari Fakfak ke Kabupaten Sorong 18 orang selain hanya untuk keperluan tertentu, penumpang juga diminta mematuhi aturan penanganan COVID-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top