Sekda Kabupaten Maybrat, Jhoni Way Mencanangkan Program BIAN

IMG 20220518 113306

IMG 20220518 113306

Matapapua-Maybrat: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat, Jhoni Way secara resmi mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Pencanangan tersebut dilaksanakan di alun-alun Faitmayaf Kumurkek, Rabu (18/5/2022).

Jhoni Way saat ditemui menegaskan agar pelaksanaan imunisasi terhadap bayi, balita dan anak-anak harus dilakukan secara keseluruhan di setiap Kampung dan Distrik agar semua anak-anak mendapat pelayanan imunisasi tersebut.

Pemberian Suntikan Imunisasi Kepada Siswi SD Usai Pencanangan BIAN

“Saya minta kepada Dinas Kesehatan agar imunisasi diberikan kepada seluruh anak-anak dan jangan ada yang terlewatkan. Karena pemberian imunisasi ini sangat penting untuk kesehatan anak,” tegas Jhoni.

Dirinya menambahkan bahwa pada prinsipnya pemda selalu mendukung pelaksanaan imunisasi tersebut agar target yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal.

“Pemda selalu memberikan dukungan pada kegiatan ini. Dan ini program Nasional yang harus dilaksanakan,” tambahnya.

Sementara itu kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, Paber Hutahayan berjanji akan membangun komunikasi yang baik dengan setiap kepala Distrik, kepala Kampung dan Kepala Puskesmas agar pelayanan imunisasi tersebut dapat terlaksana dengan baik. Optimisme ini karena berdasarkan pengalaman dari tahun sebelumnya, Kabupaten Maybrat mencapai hasil yang baik sesuai harapan yang diinginkan.

“Kami dari Dinas Kesehatan selalu membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak sehingga semua program termasuk imunisasi ini bisa terlaksana dengan tuntas,” ungkap Paber

Pemberian Suntikan Imunisasi Kepada Anak TK Kartini II

Sementara Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular (P2M) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, Nikolas Yumame menjelaskan bahwa pelaksanaan program BIAN ini merupakan serentak secara nasional dan baru pertama kali dilaksanakan pada bulan Mei. Program BIAN tersebut diberikan kepada bayi balita dan anak usia 9 bulan sampai 12 tahun.

“Ini Program Nasional dan ini baru pertama kali dilakukan. Maka kami di Maybrat wajib mengikuti program tersebut,” ungkap Niko.

Dirinya menambahkan bahwa pelaksanaan program BIAN tersebut bekerja sama dengan organisasi profesi lainnya seperti Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan PKK.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kerja sama dengan organisasi-organisasi lainnya sehingga program ini bisa bisa terlaksana dengan baik,” tambanhnya.

Nikolas Menjelaskan, sebelum melakukan imunisasi, namun dilakukan sosialisasi terhadap masyarakat agar memahami pentingnya imunisasi terhadap kesehatan anak-anak.

“Tenaga Puskesmas kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga mereka bisa memahami secara baik terhadap pentingnya imunisasi terhadap anak-anak,” terangnya.

Usai pencanangan BIAN, terdapat 9 anak mendapat suntikan imunisasi terdiri dari TK Kartini II, TK Santo Fransiskus Asisi Ayawasi, SD Inpres 13 Kumurkek dan SD YPPK Santo Petrus Ayawasi hingga pencanangan tersebut berakhir dengan aman dan tertib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top