Yayasan kitong bisa Gelar FGD bersama Pemerintah dan LSM di Raja Ampat.

RAJA AMPAT (Matapapua)–Yayasan Kitong Bisa melaksanakan penelitian mengenai pemetaan sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat.

Penelitian meliputi pemetaan sosial, ekonomi,masyarakat di kabupaten Raja Ampat tersebut berlangsung kurang lebih selama 2 hari,Selasa 5/12/2023) di kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua barat daya.

Project Manager Yayasan Kitong Bisa,Ichwan,mengatakan bahwa, kegiatan penelitian meliputi pemetaan sosial ekonomi masyarakat di Raja Ampat.Manajer project Yayasan kitong bisa Ichwan.Jadi tadi,sudah berdiskusi dengan beberapa lembaga baik dari pihak pemerintah seperti dinas lingkungan hidup,dinas pariwisata,Bappeda,perikanan Dinas Kesehatan, Koperasi UMKM,katanya.

Lebih lanjut,Ichwan,FGD ini bagaimana mendengar kondisi masyarakat di kampung dan masyarakat di kota,dalam mengelola hasil-hasil sumber daya yang dimiliki.Dan dampaknya terhadap lingkungan,jadi bukan hanya soal bagaimana menjalankan bisnis tapi juga bicara bagaimana cara kita bisnis dan tetap menjaga lingkungan.

Di samping mendengar saran pendapat dan masukan dari pemerintah,dan lembaga masyarakat, Yayasan kitong bisa,pun mendengar langsung juga dari tokoh adat,dan tokoh agama,dalam pembangunan.Dan ternyata Raja Ampat ini pemerintah,tokoh adat, dan agama,itu saling bersinergi bersama untuk membantu mengembangkan ekonomi dan masyarakat di Raja Ampat.

Tambah Ichwan,setelah data semua ada maka mencoba menganalisa dulu hasil temuan kita,dari situ kita akan mulai merancang beberapa kegiatan-kegiatan yang ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat.

Itu Pun harus,kita merancang program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat apa masalahnya.Sehingga kita sudah mendengarkan cerita tersebut,jadi mudah dalam membuat suatu program-program yang cocok dan bisa membantu mengembangkan masyarakat di Raja Ampat .

Ichwan berharap melalui Fokus group diskusi (FGD)mengetahui kondisi sebenarnya dari kebutuhan dari masalah yang dihadapi oleh masyarakat di Kabupaten Raja Ampat.Selain itu  anak-anak pemuda perempuan bahkan orang tua.Kita tahu kebutuhannya apa sehingga kita bisa mampu menyiapkan program-program pemberdayaan yang bisa membantu mereka untuk meningkatkan kesejahteraan mereka membuat hidup mereka bisa jadi lebih baik lagi begitu,”ucapnya tutupnya.Ichwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top