Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Melaporkan Akun Medsos Penyebar Fitnah

IMG 20200605 151613

IMG 20200605 151613

Matapapua -Aimas : Fitnah berupa pernyataan tidak benar dilontarkan oleh akun media sosial Nurul Henna Thepinkssorong atau Nurul Aulia, warga yang pernah dikarantina karena dinyatakan positif namun telah dipulang setelah 2 kali menjalani swab tes dengan hasil negatif, didalam media sosial Facebook, yang bersangkutan menuduh ada konspirasi dibalik pendemi COVID-19, dimana konspirasi ini menyebabkan warga ketakutan dan tim Satgas dituding meraup keuntungan dari pandemi yang terjadi, celotehan netizen ini lantas melatar belakangi pihak Satgas melaporkan akun yang bersangkutan kepihak kepolisian agar diusut tuntas sesuai undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ketua tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Sorong, Mohammad Said Noer menegaskan pelaporan ini bertujuan agar tidak mengganggu kerja Satgas dalam misi kemanusiaan, apalagi dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir semua jerih payah telah diberikan tim Satgas tanpa mengenal lelah.

“Kami menyampaikan laporan terkait ada orang yang sengaja membuat berita di media sosial yang intinya berisi fitnah, memojokkan tim medis dan satgas Kabupaten Sorong, kita minta agar diklarifikasi dengan memperhatikan UU ITE, kalau data ini tidak benar maka kita minta agar ada efek jera yang diberikan, sshingga kita harapkan tidak terulang lagi dikemudian hari” tegas Said Noer, Senin (8/6).

Ditambahkan Said Noer, didalam Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Sorong ditunjuk dan dipercaya oleh Bupati Sorong yang bekerja siang dan malam, memberikan perhatian terhadap warga yang terinfeksi virus corona, bahkan menuding pandemi COVID-19 merupakan proyek dari Satgas untuk menguntungkan diri pribadi.

” Mereka didalam Satgas ini ditunjuk oleh Bupati untuk bekerja siang dan malam agar dapat membantu menangani pasien COVID-19, mereka menuduh juga ada proyek dengan nilai yang besar, padahal WHO saja sudah menegaskan virus corona ini pandemi artinya diseluruh dunia terkena imbasnya bukan saja di Kabupaten Sorong” tambah Said Noer.

Kejadian ini mengingatkan kepada pengguna media sosial apapun untuk bijak dalam membagikan berita, mengeluarkan pendapat, dan menuliskan informasi, sebab kelalaian diri sendiri dapat menyebabkan kerugian bagi diri sendiri bahkan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top