Tidak Memenuhi Kuota Seleksi Afirmasi ADIK Kabupaten Tambrauw Dipertanyakan Masyarakat.

IMG 20201119 WA0014

IMG 20201119 WA0014

Matapapua – Fef : Hasil seleksi program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tambrauw dan berhasil menjaring 4 orang peserta, menjadi pertanyaan besar dari masyarakat Tambrauw.

Program gratis yang telah diberikan Pemerintah Pusat guna membantu meringankan beban pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas manusia ternyata tidak dioptimalkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tambrauw. Sehingga kuota Kabupaten Tambrauw untuk pemenuhan program ADIK tersebut tidak terpenuhi secara maksimal.

Thobias Sedik, orangtua dari salah satu peserta ADIK mengakui hal itu. Menurutnya, program ADIK merupakan program keberpihakan khususnya Indonesia bagian Timur, mulai dari NTT, Maluku sampai di Papua. Ini dimaksudkan agar membangkitkan semangat dan membangun kualitas pendidikan.

Dikatakannya, berkaitan dengan hal itu, setiap daerah diberikan kuota yang maksimal untuk dipenuhi secara baik. Namun, berbeda dengan daerah lain, Kabupaten Tambrauw justru tidak memaksimalkan kuota program itu secara baik dan maksimal sehingga tahun ini Kabupaten Tambrauw hanya 4 orang yang berhasil mendapatkan program tersebut.

“Kuota yang diberikan pemerintah baik pusat maupun daerah itu wajib hukumnya harus terpenuhi karena ini berkaitan dengan keberpihakan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan,” jelasnya pekan lalu di salah satu hotel di Sorong.

Thobias mengaku, anak asli Papua asal Tambrauw mulai dari Distrik Kasih sampai ke Distrik Selemkai tentu sangat mengharapkan program gratis ini. Namun karena minimnya sosialisasi dari dinas terkait soal manfaat dari program tersebut akhirnya putra-putri yang ingin mengikuti program ADIK tidak mendapatkan informasi sehingga semangat pun sirnah.

Karena itu dirinya berharap, ke depan dinas terkait harus memberikan sosilisi program ini ke seluruh putra putri Tambrauw sehingga kuota yang diberikan bisa terpenuhi secara maksimal dan anak-anak asli Papua asal Tambrauw bisa terbantu dengan program ADIK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top