Sosialisasi Security Awarness, Kolaborasi Kilang Kasim dengan Warga Jaga Keamanan & Ketertiban Bersama

 

Sorong, 24 Juni 2024 – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VII Kasim menyelenggarakan sosialisasi dan pemahaman aspek keamanan dan ketertiban bagi masyarakat di area operasional kilang. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran keamanan _(security awareness)_ sekaligus menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar.

 

Kegiatan yang dikoordinir oleh fungsi Health, Safety, Security & Environment (HSSE) Kilang Kasim ini dilakukan di beberapa kampung sekitar kilang. Di antaranya Kampung Wayankede, Wawenagu, Malabam, Ninjemur dan Klawor.

 

Dalam kesempatan ini, Prabowo dari tim Security Kilang Kasim memaparkan tugas dan kewenangan Kilang Kasim sebagai pengolah minyak mentah menjadi BBM untuk pemenuhan kebutuhan di wilayah timur Indonesia. “Maka patut bagi kami melibatkan masyarakat di area sekitar dalam menjaga keamanaan bersama, khususnya di masing-masing kampung,” katanya.

 

Pihaknya juga membuka seluas-luasnya interaksi dari masyarakat jika dirasa ada potensi membahayakan dalam aspek keamanan di lingkungan sekitar. “Jangan segan untuk menghubungi tim Security agar dapat bekerjasama dalam mengatasi potensi gangguang tersebut,” imbuhnya.

Tokoh masyarakat Wayankede, Hence Anggololy menyambut positif inisiatif Kilang Kasim. “Kami mengapresiasi upaya Kilang Kasim yang melibatkan masyarakat demi menjaga keamanan bersama. Langkah-langkah menjaga keamanan khususnya dimulai dari kampung kami. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin berkelanjutan,’’ ujarnya.

 

Senada Kepala Kampung Malabam Esau Malanye menilai upaya Kilang Kasim ini sebagai langkah yang tepat. “Terima kasih atas langkah perusahaan dengan melibatkan kami agar bersama-sama mengantisipasi hal-hal terkait keamanan di area ring 1,” ucapnya.

 

Terpisah Area Manager Communication, Relation, CSR & Compliance Kilang Kasim, Ferdy Saputra menjelaskan kolaborasi perusahaan dengan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan operasional. “Keamanan perusahaan berkaitan langsung dengan keandalan kilang yang ujungnya adalah produktivitas yang terus terjajaga dalam performa terbaik,” tuturnya.

 

 

Disebutkan kegiatan ini juga sangat strategis untuk semakin menguatkan jalinan silaturrahmi kedua pihak. “Kilang kami berada di tengah-tengah masyarakat. Mari kita jaga bersama aset dan kebanggaan bangsa ini,” tutup Ferdy.

 

Kegiatan berlangsung selama dua hari pada Selasa – Rabu (18 – 19/6/2024). Dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta masyarakat yang ada di masing-masing kampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment