Partai PKB Provinsi Papua Barat Melaksakan Muscab 12 Kabupaten 1 Kota

IMG 20210311 152249

IMG 20210311 152249

Matapapua – Sorong : Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Papua Barat memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Cabang 12 Kabupaten dan 1 Kota yang terbagi menjadi 2 zona ditengah pandemi COVID-19.

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan Partai Kebangkitan Bangsa merupakan anak kandung Reformasi, oleh karenanya PKB harus terus menunjukkan eksistensi dalam berpartai, dan pada penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 yang lalu berkat kerja keras pengurus, anggota, serta simpatisan yang mempercayakan kader PKB dapat duduk sebagai wakil rakyat di parlemen, kepercayaan inipun diberikan sehingga KH. Ma’ruf Amin terpilih sebagai Wakil Presiden bersama Joko Widodo, kepercayaan rakyat ini sangat penting dipertahankan agar pada Pemilu 2024 akan datang PKB tetap mendapat kepercayaan rakyat.

” Pemilu yang lalu, kita masih mendapat kepercayaan dari rakyat sehingga kader-kader kita duduk di parlemen, PKB lahir disaat reformasi, maka sudah selayaknya kita harus terus berbenah sehingga tahun 2024 kita dapat menjadi pemenang pemilu, melalui Musyawarah Cabang ini kita harapkan agar terjadi pembaharuan semangat kepengurusan PKB ditingkat Kabupaten dan Kota di Papua dan Papua Barat, dapat menyusun rencana strategis untuk memenangkan Pemilu kedepan” kata Muhaimin Iskandar, Kamis (11/3) secara Daring.

Ketua DPW PKB Papua Barat, Abdullah Gazam menjelaskan Muscab tahun ini merupakan implementasi hasil Muktamar di Bali tahun 2019 yang lalu, dimana Peraturan Partai nomor 1 tahun 2019, telah dijelaskan tentang mekanisme musyawarah cabang dengan sistem yang berbeda jauh dari sebelumnya, seperti pemilihan pengurus yang ditetapkan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi kepengurusan cabang dan selanjutnya DPP memutuskan untuk memberi mandat lanjut atau tidaknya pejabat sebelumnya masuk kedalam kepengurusan, namun Muscab tetap berlangsung seperti biasa, seperti adanya komisi-komisi untuk membahas program.

“Jadi Muscab kali ini berbeda jauh dari sebelumnya, dimana untuk Muscab berdasarkan hasil Muktamar di Bali tahun 2019 yang lalu, nanti dari DPP akan langsung mengevaluasi kepengurusan cabang yang ada, nama-nama Pengurus inti sebanyak 5 orang telah ditetapkan dan nanti tinggal dibacakan saja” kata Abdullah Gazam, yang menyebutkan untuk penyelenggaraan Muscab ini terbagi menjadi 2 zona yakni zona Sorong Raya dan Zona Manokwari Raya.

Walikota Sorong, Lambertus Jitmau mengatakan PKB merupakan partai yang banyak membantu pemerintah Kota Sorong, bahkan sejak Lambert Jitmau akan menyalonkan diri sebagai Walikota Sorong, oleh karenanya dengan Muscab ini kata Lambert akan memberi nuansa baru bagi pengurus partai.

” Saya mengapresiasi kader dan pengurus PKB yang memiliki komitmen tinggi dalam membantu pemerintah, termasuk disaat saya akan menyalonkan diri sebagai Walikota Sorong, terimakasih PKB” ungkap Walikota Lambert Jitmau.

Peaksanaan Muscab secara bersamaan dilakukan di Papua dan Papua Barat, yang juga terbagi menjadi 2 zona untuk memudahkan estafet kepengurusan ditingkat cabang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment