Mahasiswa dan Masyarakat Tambrauw Gelar Aksi Demo Tolak Kodim

IMG 20200722 WA0005

IMG 20200722 WA0005

Matapapua – Fef : Kelompok mahasiswa dan mahasiswi asal Kabupaten Tambrauw yang tergabung dalam organisasi Solidaritas Mahasiswa Tambrauw bersama sejumlah masyarakat melakukan aksi demo tolak keberadaan Kodim di wilayah Kabupaten Tambrauw, Selasa (21/7) di Kantor DPRD Tambrauw.

Demo yang dikoordinir Agustinus Baru selaku koordiasi lapangan dan Yohanes Mambrasar sebagai pendamping hukum selasa kemarin mendatangi Kantor DPRD dengan sejumlah pamflet yang bertuliskan Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Tambrauw serta organisasi perempuan Tambrauw dengan tegas menolak kehadiran Kodim-koramil baru di Fef, Yembun, Kwoor, Miyah dan Kebar.

Dalam orasinya tersebut Yohanes mengatakan, sebagai negara hukum, institusi seperti TNI Polri harus taat pada hukum dan tidak menggunakan hukum untuk kepentingan pribadi. Disebutkan tidak ada undang-undang yang memandatkan TNI untuk melanggar hukum dan TNI hanya boleh ditugaskan di wilayah konflik dan perbatasan, sementara Kabupaten Tambrauw bukan daerah konflik.

Dirinya menambahkan, kasus penganiayaan yang terjadi di Sausapor berupa pemukulan terhadap masyarakat adalah oknum TNI dan ini merupakan sebuah pelanggaran berat. Selain itu, sambungnya berdasarkan fakta sejarah, banyak sekali terjadi pembunuhan kepada orang Papua yang dilakukan pihak TNI.

Karen itu para pendemo mendesak Pemerintah Kabupaten Tambrauw dan DPRD agar segera melakukan musyawara adat dengan para tetua-tetua adat dan kepala suku untuk menolak pembangunan Kodim di Kabupaten Tambrauw.

“Kita mengharapkan kehadiran Polri karena mereka memang melindungi masyarakat sipil,” jelasnya dalam memyampaikan orasi.

Sementara itu, Ketua DPRD Tambrauw, Chosmas Baru, S, Hut, setelah menerima aspirasi para pendemo menjelaskan, pihaknya telah menerima aspirasi ini kemudian direncanakan akan dibahas secara bersama dengan seluruh para dewan terkait aspirasi ini.

“Jadi ini kita sudah pegang dan nantinya kita akan bahas bersama untuk mencari solusinya,” ucapnya di depan Gedung DPRD Tambrauw usai menerima aspirasi para pendemo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top