KPU Papua Selatan rakor persiapan coklit Pilkada 2024

Merauke, Matapapua.com – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Provinsi Papua Selatan menggelar rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih atau Coklit Pilkada serentak 2024 di Merauke, Rabu (19/6).

Rapat koordinasi Coklit Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati 2024 di Provinsi Papua Selatan tersebut diikuti oleh Komisioner dan Sekretariat KPU Provinsi Papua Selatan, Komisioner dan Sekretariat KPU Kabupaten di wilayah Papua Selatan, Partai Politik, Forkompimda dan Media Massa.

Kepala Bagian Pendataan Data dan Informasi KPU Provinsi Papua Selatan Yuliana Handayani melaporkan bahwa tujuan rakor tersebut guna pemantapan pelaksanaan Coklit demi menjamin hak pilih warga negara untuk peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia

“Kegiatan berlangsung satu hari pada 19 Juni 2024 dengan Narasumber terdiri dari tiga orang yakni dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Papua Selatan, Kemenkumham, dan Bawaslu,” tambah dia.

Ketua KPU Papua Selatan, Theresia Mahuse yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa sesuai Peraturan KPU Nomor 2 tahun 2024 tentang tahapan dan jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2024 tahapan yang sedang dilaksanakan adalah pemutahiran data pemilih yang sudah berlangsung sejak 31 Mei hingga nantinya 23 September 2024.

Dia menjelaskan bahwa tahapan pemutahiran data pemilih telah diawali dengan penyerahan Daftar Pendukung Potensial Pemilih Pemilihan atau DP4 dari Kemendagri kepada KPU RI beberapa waktu lalu. Dan oleh KPU RI telah disinkronkan dan kemudian disandingkan dengan data DPT pada Pemilu terakhir.

Hasil sandingan ini, lanjut Theresia bahwa kemudian diturunkan oleh KPU RI kepada KPU Provinsi, KPU Kabupaten, serta KPU Kota untuk melakukan pemutakhiran dan pencoklitan di masing-masing daerah.

Dikatakan bahwa tahapan pencoklitan akan dilaksanakan sejak 24 Juni sampai dengan 24 Juli 2024 oleh petugas pemutahiran data pemilih atau Pantari yang dibentuk oleh KPU untuk melakukan pemutakhiran data pemilih dari rumah ke rumah.

“Waktu pemutahiran data pemilih Pilkada ini satu bulan sangat singkat bila kita bandingkan dengan tahapan pemutakhiran data pemilih pada Pemilu lalu yang waktunya dua sampai tiga bulan. Namun kpu fokus selatan pastikan bahwa pemutih iran akan berjalan optimal oleh petugas dari rumah ke rumah,” tambah dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top