Kepala Dinas PU Turun Lapangan Untuk Melihat Titik-titik Rawan Banjir Di Distrik Salawati

IMG 20200604 112009

IMG 20200604 112009

Matapapua – Salawati : Penanganan masalah banjir diwilayah kelurahan Makotyamsa, Majener dan sekitarnya harus dilakukan secara serius dan terukur, normalisasi sungai yang melintasi Distrik Salawati perlu dilakukan secepat mungkin sebab setiap kali musim penghujan selalu terjadi luapan air karena curah hujan yang sangat besar yang mengakibatkan banjir hingga menggenangi permukiman rumah warga.

Bupati Sorong, Johny Kamuru menyampaikan keprihatinan atas musibah banjir yang baru saja terjadi, selain karena curah hujan, banjir yang terjadi di Majener ini juga disebabkan oleh normalisasi kali yang belum selesai dikerjakan, hal ini disebabkan oleh beberapa kendala diantaranya juga karena masih belum adanya kesadaran dan kerelaan warga untuk memberikan sejangkal tanah dihalaman untuk dibangun drainase, oleh karenanya diharapkan dari distrik, kelurahan dan warga membahas persoalan ini agar kedepan jika terjadi hujan tidak mengalami banjir lagi.

” Kami ikut prihatin atas musibah banjir di Majener kemarin, ya saya harap kesadaran kita untuk dapat mendukung rencana pemerintah, terkait normalisasi kali kita, kalau kita ikuti program ya pasti akan kena sedikit halaman rumah kita, tapi setidaknya kedepan memperkecil masalah banjir ini” tegas Johny Kamuru.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sorong, Sukardi saat meninjau langsung dengan turun kelapangan mengatakan disejumlah titik-titik tertentu kondisi banjir cukup memprihatinkan, dan harus segera ditangani karena dampak dari banjir ini hingga permukiman masyarakat, rumah warga yang terkena banjir pun tidak sedikit sehingga normalisasi harus dikerjakan dan dibenahi secepatnya.

” Membenahinya tidaklah mudah, peran masyarakat itu sangat membantu, istilahnya pemerintah daerah akan normalisasi, tapi peran utama untuk suksesnya adalah masyarakat itu sendiri, bisa menerima pembangunan ini dengan baik, merelakan lahannya sebagian untuk normalisasi seperti tanamannya dan sebagainya itu harus di relakan di gali untuk pelebaran saluran” kata Sukardi. Kamis (4/6).

” Langkah sukses tanpa peran masyarakat tidak mungkin bisa terealisasikan, misalnya ada yang meminta ganti rugi pasti tidak tercapai pembangunan , harapan saya peran masyarakat dan pemerintah daerah itu menjadi dalam suatu kesatuan tekad untuk merealisasikan permasalahan banjir ini. Saya sudah turun ke lapangan untuk melihat situasi ini sangat diharapkan peran pemerintah daerah untuk menangani banjir ini secara serius” tutupnya.

Sukadi menyebutkan kesiapan Dinas Pekerjaan Umum untuk melaksanakan perbaikan, harapannya ada dukungan dan kesadaran masyarakat, dan jika telah disepakati dan disetujui warga akan dilaporkan kepada Bupati Sorong untuk dapat dicarikan solusi penanganan banjir di Majener.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top