Kemendesa  Gelar Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bagi Tekad dan Fasilitator Kader di Raja Ampat 

 

 

Kementerian, program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) menggelar pelatihan penggunaan aplikasi bagi fasilitator dan kader di Raja Ampat.(Foto/Matapapua)

Matapapua,Waisai– Kementerian Desa melalui program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) menggelar pelatihan penggunaan aplikasi bagi fasilitator dan kader 

Kegiatan berlangsung di aula, Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat, Selasa (25/6/2024).Tenaga Ahli Management Informasi Sistem (MIS) Program TEKAD Kementerian Desa.

Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) bertujuan untuk mendukung pembangunan desa, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

Wawan Sugiawan, Tenaga Ahli Management Informasi Sistem (MIS) Program TEKAD Kementerian Desa mengatakan pelatihan ini  merupakan program TEKAD yang ditujukan bagi fasilitator, kader, TPK  hingga koordinator Kabupaten.

“Kementerian Desa melalui Program TEKAD ( Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu) melakukan pelatihan kepada para kader, Fasilitator Distrik, Koordinator Kabupaten dan TPK,” kata Wawan Sugiawan yang ditemui disela-sela kegiatan.

Wawan menjelaskan aplikasi yang kita latih adalah aplikasi Program tekad seperti web TEKAD, lalu ada aplikasi E – LAPKIN untuk pelaporan kinerja setiap hari dari Kader sampai Koordinator Kabupaten.

Lalu ada aplikasi untuk monev (Aplikasi Monitoring Evaluasi) yang dimana isinya ini adalah untuk mengisi data-data dari setiap kegiatan yang didukung oleh Program TEKAD terkait beberapa kegiatan yang dimasukkan kedalam aplikasi Monev ini 

Tujuan dari program ini, kementerian menginginkan satu suara satu data, jadi tidak ada lagi yang menggunakan pelaporan-pelaporan secara manual. Pelatihan ini akan dilaksanakan selama dua hari yang dimulai hari Selasa – Rabu (25-26 Juni) 2024.

Selain pelatihan dalam ruangan, Tim Kemendesa akan mengunjungi langsung beberapa lokasi Tekad secara langsung, kegiatan ini didesain untuk mendukung kegiatan pelaporan program TEKAD.

Dwi Isti Qomah sebagai MNE Officer Program TEKAD mengungkapkan kegiatan ini sebenarnya pelatihan untuk peningkatan kapasitas pelaksanaan TEKAD khususnya Fasilitator yang terkait penginputan data dan monitoring dan evaluasi TEKAD, karana Program TEKAD sudah masuk di Wilayah Raja Ampat yang merupakan salah satu lokasi fokus TEKAD.

Management Informasi Sistem (MIS) merupakan sistem yang di dibangun tahun 2023 dengan tujuan melakukan pendataan data-data tekad yang sudah dilaksanakan untuk mengukur ketercapaian dari kegiatan yang sudah dilakukan dengan target yang sudah ditetapkan oleh Program TEKAD.

Sementara itu, Koordinator Program TEKAD Kabupaten Raja Ampat, Truly Novalia Amarumolo Dimara menjelaskan kegiatan hari ini terkait dengan pelatihan untuk penggunaan aplikasi E-LAPKIN.

Sebagai fasilitator TEKAD di Kabupaten Raja Ampat Truly katakan kegiatan ini merupakan bahan pelaporan kami kepada Kementerian Desa selaku yang membuat program ini, sebagai pelaporan untuk progres kami di lapangan 

Truly mengatakan aplikasi E-Lapkin tidak hanya digunakan oleh TEKAD, tetapi juga bisa diakses oleh masyarakat untuk mengetahui sejauh mana pencapaian yang dilakukan oleh Program TEKAD di Kabupaten Raja Ampat.(Tutupnya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top