Baru Tiga Bulan Dibangun, Talut Di Distrik Bikar Nyaris Roboh.

IMG 20210104 WA0001

Matapapua – Tambrauw : Talut yang dibangun PT. Bangun Sagarat Mandiri dengan panjang _+250 m tepatnya di Kampung Werur, Distrik Bikar, Kabupaten Tambrauw menimbulkan pertanyaan dari masyarakat setempat terkait kualitas pembangunan talut tersebut.
Betapa tidak, talut tersebut yang baru tiga bulan dikerjakan mengalami retak dan miring ketika dihempas ombak kencang sehingga talut tersebut nyaris roboh.

Tobiona Thomas, warga Kampung Werur mengaku, proyek pengerjaan talut yang baru berjalan tiga bulan namun kualitas pembangunan tersebut ternyata tidak sebanding dengan kekuatan hempasan ombak sehingga taluk tersebut mudah retak dan terbela ketika terkena ombak kencang.

“Talut yang dibuat ini baru sekitar 3 bulan dan pekerjaan belum selesai juga, 2 hari kemarin ombak besar sehingga taluk yang dibangun itu mengalami retak dan para,” jelasnya kepada media ini lewat pesan messenger, Minggu (3/1).

Tobioma menyebutkan, kondisi talut tersebut retak diseluruh badan talut dan di ujung bagian barat sudah mengalami kemiringan ke arah laut.

Karena itu dirinya berharap dengan melihat kondisi ini pemerintah bisa mengadakan pengawasan terhadap pekerjaan talut sehingga bisa berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top