The news is by your side.

Pertamina Mulai Terapkan Pembelian BBM Subsidi Menggunakan QR Code di Wilayah Jayapura dan Mimika

0

Matapapua – Jayapura : PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku mulai melakukan implementasi secara menyeluruh (Full Cycle) Program Subsidi Tepat untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dengan menggunakan QR Code di Papua tepatnya di Kota dan Kabupaten Jayapura, serta Kabupaten Mimika mulai hari ini, Senin (09/01/2023). Hal ini tentunya di sambut baik dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah setempat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku, Edi Mangun menjelaskan bahwa penerapan pembelian BBM Subsidi dengan menggunakan QR Code yang dilaksanakan di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura masih diperuntukan untuk pembelian BBM Jenis Solar Subsidi bagi kendaraan roda 4 atau lebih. Sedangkan di kabupaten Mimika diperuntukan untuk pembelian BBM Subsidi jenis Solar dan Pertalite bagi kendaraan roda 4 atau lebih.

“Sebelumnya penerapan QR ini telah dilaksanakan di wilayah lainnya, Kota dan Kabupaten Jayapura serta Kabupaten Mimika merupakan wilayah pertama yang di implementasikan di wilayah Papua. Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku akan secara bertahap untuk mengkaji kesiapan dan kehandalan sistem digitalisasi di wilayah lain untuk implementasi Full Cycle Program Subsidi Tepat dalam mendukung penyaluran BBM bersubsidi yang tepat sasaran,” kata Edi.

Edi menjelaskan, bagi masyarakat di wilayah Jayapura yang sudah mendapatkan QR Code atau sudah terdaftar di website Subsidi Tepat, bisa membeli Solar Subsidi sesuai dengan ketentuan volume pembatasan pembelian bahan bakar subsidi untuk setiap kendaraan sesuai dengan peraturan daerah yang ada. Pembelian Solar Subsidi di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura yakni sebesar 40 liter per hari untuk roda 4 pribadi, 60 liter per hari untuk roda 4 angkutan barang dan umum, dan untuk angkutan barang dan umum roda 6 atau lebih dibatasi maksimal 120 liter per hari per kendaraan.

Sedangkan di Kabupaten Mimika sesuai dengan peraturan daerah yang ada untuk pembelian solar subsidi maupun pertalite dibatasi yakni sebesar 40 liter per hari untuk roda 4 pribadi, 60 liter per hari untuk roda 4 angkutan barang dan umum, dan untuk angkutan barang dan umum roda 6 atau lebih dibatasi maksimal 80 liter per hari per kendaraan.

“Untuk mengakomodir konsumen yang masih belum memiliki dan belum mendaftarkan kendaraannya di website subsidi tepat, pada saat pelaksanaan full cycle ini masih dapat membeli BBM bersubsidi namun dengan volume pembatasan yang diatur yakni maksimal 20 liter per hari dan konsumen tersebut diharuskan untuk melakukan registrasi untuk mendaftarkan kendaraannya di website subsidi tepat,” tambah Edi.

Untuk lokasi SPBU yang melayani sosialisasi dan pendaftaran untuk transaksi pembelian BBM Subsidi menggunakan QR Code yaitu: untuk wilayah Kota Jayapura dengan Kode Area SPBU 84.99102, 84.99107, 84.99103, dan 84.99104. Untuk wilayah Kabupaten Jayapura dengan Kode Area SPBU 84.99301, dan 84.99302. Untuk wilayah Kabupaten Mimika dengan Kode Area SPBU 84.99901, 84.99902, 84.99903, 84.99904, 84.99905, dan 8A.99901. Masyarakat tidak perlu khawatir untuk transaksi pembelian BBM Subsidi menggunakan QR Code tidak wajib melalui handphone atau gadget, QR Code juga dapat di print dan dibawa ke SPBU.

“Bagi masyarakat yang belum memiliki QR Code dan belum mendaftarkan kendaraannya, dapat mendatangi SPBU terdekat dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan. Selain itu masyarakat juga dapat mendaftarkan kendaraannya pribadinya secara mandiri melalui website subsiditepat.mypertamina.id,” jelas Edi.

Penerapan Subsidi Tepat secara menyeluruh menggunakan QR Code untuk transaksi pembelian BBM Bersubsidi (Solar dan Pertalite) ini merupakan komitmen pertamina dalam memberikan pelayanan dan penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran. Sebagai bentuk upaya Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku agar penyaluran BBM Subsidi lebih tepat sasaran, masyarakat dihimbau untuk dapat melakukan registrasi dan mendaftarkan kendaraannya agar mendapatkan QR code.

Harapannya saat penerapan full cycle QR code diterapkan masyarakat sudah teredukasi dan sudah siap untuk menerapkannya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Ernie Stautner Authentic Jersey