The news is by your side.

5 Tahun Terbaring Ditempat Tidur, Rendy Febrianto Butuh Bantuan Pemerintah.

0 183

Matapapua – Kabupaten Sorong : Rendy Febrianto warga Kabupaten Sorong Yang berdomisili di Klalin II Jalan Wamena RT02-RW04 saat ini dalam kondisi memprihatinkan dimana ia sebagai tulang punggung keluara harus terbaring sakit akibat lumpuh yang diderinya sejak 5 tahun lalu.

Mengalami sakit sejak 5 tahun lalu, dimana Rendy menderita kelumpuhan sehingga kedua kakinya tidak dapat digerakkan, Rendy hanya bisa berbaring diatas kasur selama 5 tahun.

Kelumpuhan Rendy disebabkan karena terjatuh dari tiang listrik yang tingginya sekitar 12 meter pada saat bekerja di salah satu proyek bangunan yang ada di Kabupaten Raja Ampat.

Rendy mengatakan, usai kejadian tragis yang menimpanya itu, pimpinan ditempatnya bekerja sudah membawa rendy berobat di Rumah Sakit yang ada di Kota Sorong, namun dari pihak rumah sakit memberi rujukan berobat ke Solo, setiba di solo langkah operasi sudah dilakukan pihak rumah sakit tetapi tidak ada perubahan sehingga dia memutuskan untuk kembali ke Sorong.

” Alhamdulillah sampai saat ini saya masih terbantu setiap bulan bos ditempat saya bekerja masih memberikan uang untuk kebutuhan saya sehari-hari,” Akunya kepada media ini.

Saat ditemui Matapapua.com Rendy mengaku, sejak kondisinya seperti ini, tentu saja perekonomian menjadi sangat sulit sehingga dia terpaksa rela diceraikan istrinya sejak 3 tahun lalu tanpa alasan yang jelas, kini rendy hanya tingal bersama Ibu kandung yang selma ini mengurusnya dan seorang putri yang berumur 5 tahun.

” Awalanya itu saya kerja proyek bangunan, waktu manjat tiang listrik saya terjatuh yang ketinggiannya sekitar 12 meter, semenjak itu saya langsung dibawa ke rumah sakit yang ad di Waisai, kemudian besoknya saya di rujuk ke rumah sakit Di Sorong,” Ungkap Rendy di rumahnya, Sabtu,(27/06).

Merasa tidak dapat berbuat apa-apa, Rendy sangat berharap ada bantuan dari pemerintah untuk membantu mengobati sakitnya agar dia bisa bekerja untuk menafkahi anak dan ibunya.

Terkait kisah tragis yang diderita oleh warga Kabupaten Sorong ini, sempat di viralkan di media sosial sehingga beritanyanya pun mendapat tanggapan positif dari Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kota Sorong yang diketuai oleh Olha Irianti Mulalinda yang merasa prihatin melihat kondisi yang dialami Rendy sehingga memutuskan untuk berkunjung sekaligus memberikan sedikit bantuan berupa uang tunai dan beberapa sembako yang di peroleh dari beberapa donasi.

” Kami melihat kondisi mas Rendy ini sangat memprihatinkan, jadi kami hanya bisa membantu melalui pemberitaan dan berharap semoga dari pihak pemerintah, DPRD maupun dari pihak suasta bisa mengulurkan tangan untuk membantu mengobati penyakitnya mas Rendy,” Ungkap Olha, Minggu(27/06).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Ernie Stautner Authentic Jersey